Oleh : Nistiyanti Regita Cahyani
Berbicara mengenai
teknologi tidak akan ada habisnya, dari jaman ke jaman teknologi selalu
mengalami perkembangan yang signifikan mulai di bidang komunikasi hingga
kegiatan ekonomi semuanya sekarang beralih dalam teknologi. Hal inilah yang
akhirnya membuat masyarakat modern berbondong-bondong mengubah gaya hidupnya
yang semula tradisional menjadi modern atau segala sesuatunya instan dan mudah.
Termasuk salah satu diantaranya adalah mudah dalam mendapatkan informasi baik
dari dalam maupun luarnegeri, baik itu informasi mengenai pengetahuan,
kebijakan pemerintah hingga budaya asing yang dikemas dalam berbagai bentuk
seperti video, foto, artikel dan lain-lain.
Sejak munculnya teknologi
yang berupa gadget atau yang biasa disebut smartphone, masyarakat semakin mudah
dalam melakukan berbagai aktivitasnya sehari-hari. Terutama kaum muda yang
seharusnya berperan sebagai penerus bangsa, sebagai wadah untuk melestarikan
tradisi dan budaya yang ada di negaranya justru malah sebaliknya mereka lebih suka
dengan hal-hal yang berbau asing contohnya tarian dari luar negeri, musik dari
luarnegeri, hingga gaya hidup kebarat-baratan yang saat ini sedang marak
terjadi dikalangan muda.
Contoh salah satu bagian dari perkembangan teknologi
yang berpengaruh bersar terhadap pudarnya tradisi dan budaya local adalah media
social. Media social dalam media social orang bisa saling berkomunikasi dan
bertukar informasi. Instagram merupakan salah satu media social yang sekarang
menjadi kiblat gaya hidup masyarakat modern, yang seolah-olah hidup yang
sempurna adalah kehidupan yang ada di postingan seseorang yang memiliki
pengaruh besar atau bisa dibilang seorang influencer. gaya hidup yang
ditunjukkan oleh seorang influencer tersebut sangat jauh dengan nilai-nilai
budaya local Indonesia, yang mana Indonesia lebih condong pada budaya timur
sedangkan yang ditunjukkan oleh para influencer adalah gaya budaya
kebarat-baratan seperti cara berpakaian yang terbuka, gaya penampilan contoh
rambut diwarnai pirang, bola mata berlensa dengan berbagai macam warna, cara
bergaul yang kurang sopan bahkan pergaulan yang terkesan bebas semua itu
seakan-akan sudah lumrah dan bukanlah sesuatu hal yang tabu lagi di masyarakat
kita saat ini.
Perubahan tersebut sudah dirasakan oleh semua kalangan
masyarakat, tidak ada yang bisa menghindari perkembangan jaman yang pesat ini.
Memudarnya tradisi dan budaya di Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan tidak
luput dari kesalahan kita sendiri yang kurang sadar akan pentingnya
melestarikan tradisi dan budaya local, kurang pahamnya akan makna atau fungsi
dari budaya itu sendiri yang sebenarnya adalah identitas negara kita, serta
kurangnya sosialisasi dari pihak yang berwanang kepada generasi muda. Kita
sebagai generasi penerus bangsa mulai sekarang harus sadar dan ikut
berkontribusi dalam melestarikan, mempertahankan tradisi dan budaya local yang
sudah ada sejak dulu, ada banyak cara yang bisa kita lakukan dengan menggunakan
platform yang ada sebagai sarana berbagi informasi agar generasi muda yang lain
juga paham dan sadar akan hal ini.
Berdasarkan uraian diatas bahwasanya semakin pesatnya perkembangan teknologi semakin besar pula perubahan yang akan terjadi kedepannya dalam berbagai aspek kehidupan sehingga akan membuat bisa membuat masyarakat semakin terlena dan melupakan jati dirinya. Oleh karena itu sebagai generasi muda mulai sekarang kita harus sadar akan siapa kita yang sebenarnya jangan pernah mau diperbudak oleh teknologi, justru kitalah yang harus memperbudak teknologi agar dapat memberi manfaat yang maksimal untuk diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara.
